Mantan Satpam Lakukan Pemerasan Terhadap Ria Ricis Menggunakan Foto dan Video Pribadi

journalofserviceclimatology.org – Seorang mantan satpam berinisial AP, berusia 29 tahun, telah melakukan aksi pemerasan terhadap selebriti Ria Ricis dengan menggunakan foto dan video yang diperoleh saat ia masih bekerja. AP, yang menggunakan nama samaran Jacky, menuntut uang senilai Rp 300 juta dari Ricis. Dia mengancam akan menyebarluaskan foto dan video tersebut ke publik jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Ria Ricis segera melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Akibat laporan tersebut, AP ditangkap di kediamannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada Senin (10/6) pukul 01.20 WIB.

Pasca penangkapan, AP dijerat dengan pasal dalam UU ITE yang berakibat pada ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa konten dalam foto dan video yang digunakan untuk pemerasan tidak termasuk kategori pornografi. Menurut Ade Ary, AP diduga mengambil gambar dan video pribadi Ria Ricis baik dari rekaman CCTV di rumah maupun dari ponsel pribadi Ricis. AP diduga melakukan akses ke ponsel tersebut saat diberikan untuk keperluan kerja, namun ia gagal menghapus data pribadi Ricis yang tersimpan di perangkat tersebut setelah masa kerjanya berakhir.

Kesedihan Ria Ricis Tersembunyi: Moana Masih Belum Lancar Bicara

journalofserviceclimatology.org – Ria Ricis memiliki satu kesedihan yang selama ini dia simpan dalam hati. Kesedihan tersebut bukan tentang perceraiannya, melainkan terkait dengan perkembangan anaknya, Moana.

Ria Ricis mengakui bahwa Moana belum mampu berbicara dengan lancar hingga saat ini. Meskipun usianya akan segera mencapai dua tahun, anak dari mantan istri Teuku Ryan ini masih belum bisa berbicara dengan lancar.

“Yang membuatku sedih adalah Moana belum bisa berbicara lancar, padahal umurnya akan memasuki tahun kedua,” ungkap Ria Ricis dalam acara Sahabat Cantik di Trans TV.

Kesedihan tersebut semakin dalam saat Ria Ricis mengantarkan Moana ke sekolah dan mendengarkan komentar dari ibu-ibu lain yang membandingkan kemampuan bicara anak mereka.

“Saat mengantar ke sekolah, sering kali aku mendengar komentar dari ibu-ibu lain yang mengatakan bahwa anakku masih diam dan belum lancar berbicara,” jelasnya.

Bagi Ria Ricis, kesedihan yang dia rasakan karena masalah ini sangat mendalam. Dia merasa bahwa kesedihan lainnya, khususnya tentang perceraian, telah usai.

“Waktu untuk kesedihan tentang perceraian telah berlalu. Sekarang, saya hanya fokus pada masa depan dan rangkaian kejadian yang akan datang,” tuturnya.

Namun, Ria Ricis juga menyebutkan bahwa ada keluarga dan sahabat yang memberikan dukungan dan semangat, terutama tentang perkembangan Moana. Salah satu yang memberikan harapan dan semangat adalah Iis Dahlia yang hadir dalam acara tersebut.

“Tenang saja, biasanya anak yang awalnya belum lancar berbicara akan menjadi lebih bawel setelahnya,” terang Iis Dahlia, memberikan kata-kata yang menghibur bagi Ria Ricis.