https://journalofserviceclimatology.org/Dubes Palestina Mengatakan Serangan Zionis di Rafah Tewaskan Keluarganya

journalofserviceclimatology.org – Husam Zomlot, yang menjabat sebagai Duta Besar Palestina untuk Kerajaan Inggris, baru-baru ini berduka atas kehilangan anggota keluarganya akibat serangan yang dilakukan oleh Israel di Rafah, di wilayah Jalur Gaza. Zomlot berbagi kabar duka tersebut melalui platform sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengungkapkan kesedihan mendalam atas tragedi yang menimpa keluarga tante istrinya.

Pada postingannya di X yang dibuat hari Kamis, Zomlot menguraikan dengan detail bahwa tante istrinya Suzan dan keluarga Fouzy Hassouna, termasuk kedua anak laki-lakinya, Muhammad dan Karam, serta istri Karam Amouna dan tiga anak mereka—termasuk si kembar Sidra dan Suzan yang berumur tujuh tahun, serta Malik yang masih berumur 15 bulan—semua telah meninggal sebagai akibat dari serangan misil.

Dampak serangan tersebut sangat parah sehingga salah satu dari anak-anak tersebut, Sidra, terlempar dari bangunan dan tubuhnya ditemukan terpisah dari reruntuhan yang rusak di Rafah. Zomlot menyatakan bahwa keluarganya ini berada di Rafah mencari perlindungan dari agresi di bagian utara.

Menyuarakan tekadnya untuk mendapatkan keadilan, Zomlot berkomitmen untuk mengambil langkah hukum guna menuntut pertanggungjawaban atas tragedi yang menimpa keluarganya. Dia menegaskan bahwa upaya akan dilakukan tanpa henti sampai mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut diadili.

Tragedi ini menambah panjang daftar korban di Jalur Gaza, dimana serangan yang terus berlanjut telah mengakibatkan hilangnya lebih dari 29.000 nyawa, dengan sebagian besar korban merupakan anak-anak dan wanita.