https://journalofserviceclimatology.org/Presiden Brasil Sebut Israel Lakukan Genosida di Gaza, Dan Menyamakan Perbuatan Adolf Hitler

journalofserviceclimatology.org – Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, telah menyampaikan pernyataan kontroversial dengan menuduh Israel melakukan tindakan genosida terhadap penduduk Palestina di Jalur Gaza. Lula menarik paralel antara tindakan Israel dan kekejaman yang dilakukan oleh Adolf Hitler terhadap orang-orang Yahudi.

“Dengan apa yang kita saksikan di Jalur Gaza, kita tidak bisa menyebutnya sebagai pertempuran, melainkan sebuah pembantaian yang terstruktur,” ungkap Lula dalam acara yang diadakan oleh Uni Afrika di Addis Ababa, Ethiopia, seperti dikutip oleh AFP pada hari Minggu, 18 Februari 2024.

Lula menambahkan bahwa tragedi yang dihadapi oleh masyarakat Palestina adalah sebuah fenomena yang jarang terlihat dalam sejarah, dengan mengacu pada peristiwa militer Israel di Gaza yang menurutnya mirip dengan tindakan genosida oleh Hitler terhadap Yahudi.

“Peristiwa yang menimpa komunitas Palestina di Jalur Gaza merupakan hal yang belum pernah terjadi dalam sejarah. Ini mirip dengan tindakan yang diambil oleh Hitler ketika dia memutuskan untuk mengeliminasi komunitas Yahudi,” papar Lula.

Dia juga mengkritisi beberapa negara barat atas tindakan mereka yang menghentikan pendanaan kepada lembaga PBB, UNRWA, yang bertugas membantu pengungsi Palestina. Pemotongan bantuan ini terjadi setelah Israel menuduh karyawan UNRWA terlibat dalam serangan yang dikoordinasikan oleh Hamas ke wilayah Israel pada bulan Oktober tahun sebelumnya.

Selama kunjungan ke forum Uni Afrika, Lula sempat berdialog dengan Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh. Lula menegaskan kembali dukungan Brasil terhadap pengungsi Palestina.

“Saat saya mendengar bahwa negara-negara maju menyatakan penghentian dukungan finansial mereka terhadap program bantuan kemanusiaan untuk Palestina, saya hanya bisa mempertanyakan tingkat kesadaran politik dan derajat solidaritas yang mereka miliki,” tutur Lula.

Dia menekankan pentingnya tanggung jawab bersama, dengan berkata, “Kita tidak boleh bersikap sempit dalam situasi di mana kita harus menunjukkan kebesaran kita.”

Lula menyerukan solusi yang berbasis pada pendirian dua negara untuk menyelesaikan konflik antara Israel dan Palestina di Gaza, dengan menegaskan bahwa Palestina harus diakui sebagai negara yang berdaulat secara penuh.