https://journalofserviceclimatology.org/
Peringati 2 Tahun Serangan Rusia, Ukraina Bersumpah Menang Perang Atas Rusia

journalofserviceclimatology.org – Pada peringatan dua tahun serangan Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas berjanji akan memenangkan konflik yang sedang berlangsung. Zelensky berbicara di Kyiv, menyatakan harapannya kepada sekutu-sekutunya di Barat untuk meningkatkan dukungan militer kepada Ukraina untuk membantu mereka dalam pertempuran di mana mereka berada di bawah keunggulan persenjataan dan jumlah oleh Rusia.

Dalam pertemuan dengan para pemimpin G7, yang diadakan secara virtual dan dihadiri oleh beberapa pemimpin yang telah mengunjungi Kyiv, Zelensky menekankan pentingnya dukungan yang berkelanjutan. Dia menyatakan keyakinan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, bisa dikalahkan dalam perang ini dengan persatuan dan upaya bersama.

G7, dalam tanggapannya, telah memanggil tambahan dana untuk membantu Ukraina yang sedang menghadapi kesulitan finansial. Dengan konflik yang memasuki tahun ketiga, terdapat keterlambatan dalam paket pendanaan dari Amerika Serikat yang mengakibatkan kelangkaan amunisi di Ukraina, keadaan yang coba dimanfaatkan oleh Moskow, khususnya setelah mereka berhasil menguasai kota Avdiivka.

Zelensky bersama komandan militer utama Ukraina, pada hari yang sama, berusaha menggalang dukungan militer dan finansial untuk negara mereka, dengan Zelensky menegaskan bahwa Ukraina akan meraih kemenangan. Di bandara Gostomel di Kyiv, yang telah menjadi sasaran awal serangan Rusia pada tahun 2022, Zelensky menyampaikan optimisme, berbagi sentimen yang sama dengan Panglima Militer baru Ukraina, Oleksandr Syrsky, yang percaya akan kemenangan karena kebenaran dan keadilan akan selalu menang melawan kegelapan.

Meskipun di awal banyak yang mengira Rusia akan menang dengan cepat, Ukraina telah memberikan perlawanan yang kuat. Namun, Ukraina juga menghadapi tantangan besar, dengan kekurangan pasukan dan amunisi yang diperlukan untuk melawan Rusia, yang telah meningkatkan kapasitas militernya.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, memberikan semangat kepada Ukraina dan sekutunya untuk tetap kuat, dan Ursula von der Leyen memuji perlawanan Ukraina yang gigih. Kyiv telah menandatangani perjanjian keamanan dengan Kanada dan Italia, yang menjanjikan dukungan finansial dan militer yang signifikan.

Sementara itu, serangan Rusia yang intensif di wilayah timur, terutama setelah penguasaan kota Avdiivka, semakin menekan Ukraina. Pasukan Ukraina di Pokrovsk mengirim permintaan mendesak untuk persenjataan dan dukungan lainnya. Serangan drone dan rudal Rusia terus menghancurkan kota-kota Ukraina, dengan korban sipil terus berjatuhan.

Warga sipil Ukraina mengungkapkan kesedihan dan harapan mereka agar konflik ini dapat berakhir secepat mungkin, dengan menunjukkan ketahanan dan adaptasi terhadap kehidupan di tengah perang. Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mendokumentasikan dampak serangan udara yang sering terjadi dan jumlah korban sipil yang telah jatuh di ibu kota.

Meskipun terdapat tantangan berat, komitmen dan semangat Ukraina untuk memenangkan perang ini tetap teguh.